Bandung - Kota Bandung tidak hanya terkenal dari segi wisata nya yang unik dan mojang mojang yang cantik, Kota Bandung ini ternyata menyimpan keanekaragaman kuliner yang menarik untuk kamu coba. Salah satu kuliner yang patut kamu coba di Kota bandung atau biasa di sebut Kota Kembang ini adalah jenis makanan ringan khas yang terkenal di kota ini.
Oiyaa siapkan alat tulis atau hp kamu untuk mencatan nama nama makanan khas Bandung ini agar memudahkan disaat kalian membutuhkan oleh – oleh dari bandung.
Mari yuk kita cek satu persatu, apa saja jajanan khas Kota Bandung? Berikut ini 10 makanan lezat khas Kota Bandung yang bisa kamu coba:
Makanan Khas Bandung
Surabi atau Serabi
Surabi khas Bandung yang terbuat dari tepung ini begitu mirip dengan pancake. Bedanya adalah surabi dibuat dengan cara dibakar diatas tungku dan adonannya sangat tebal.
Alat – alatnya pun masih sangat sederhana, yakni dengan tungku yang dibuat dari tanah liat dan dibakar menggunakan areng . Alat ini lah yang membuat cita rasa surabi menjadi nikmat dan terasa keasliannya.
Dengan berkembangnya waktu surabi ini makin kesini semakin banyak rasa rasa yang di sajikan seperti surabi buah – buahan, surabi coklat, surabi pizza, dll.
Depan Kampus NHI. Jalan Setiabudi.
Harga : -+ Rp. 3.000 – 15.000/porsi
Pisang Coklat (Piscok)
Berbeda dengan pisang yang lainnya piscok ini adalah perpaduan pisang dan coklat yang ditutupi oleh kulit lumpiah dan di goreng.
Benar – benar nikmat dimakan selagi panas, coklat yang benar – benar lembut dan meleleh di mulut saat mengigitnya membuat lidah kamu dimanjakan banget.
Karena lezat dan harganya pun sangat terjangkau makanan ini yang membuat sangat digemari oleh semua orang.
Harga : -+ Rp. 1.000/buah
Cimol (Aci Digemul)
Singkatan dari nama makanan ini yaitu, aci digemul (tepung kanji) yang terbuat dari bahan dasar kanji (tepung), dan dibentuk bulat kecil sedemikian rupa ,jika digoreng.
Sama seperti baso goreng, makanan khas Bandung ini dibumbui hampir mirip dengan bumbu basreng. Namun, yang satu ini rasanya sangat kenyal, gurih dan sangat lezat. Apalagi kalau disajikan saat panas dan ditemani minuman dingin.
Harga : -+ Rp 5.000/Bungkus
Mie Kocok
Mie yang satu ini biasa dapat di bedagang menggunakan gerobak layaknya tukang bakso. Makanan khas kota Bandung ini sangat terjangkau dan diolah dengan cara, mie yang bentuknya sedikit datar, dan hidangannya itu diberi berbagai sayuran seperi toge serta diberi tambahan seperti kikil sapi yang sangat empuk yang sudah direbus hingga matang sedimikian rupa.
Kenapa disebut mie kocok? Karena mengolahnya mie ini dengan cara diaduk dan dikocok, sebelum di sajikan kepada pembeli atau peminat mie.
Makanan ini sudah jarang ditemui di pinggir jalan seperti di depan rumah saya pun sudah sangat jarang, dan untuk sekarang biasanya bisa ditemukan di tempat – tempat seperti rumah makan khas bandung.
Harga : -+ Rp. 14.000/porsi
Gepuk
Jajanan yang satu ini adalah makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari daging sapi, terasa sedikit manis dan sangat gurih. Cara pembuatan gepuk ini dengan cara daging sapi yang diris searah dengan serat daging dan direbus setengah matang, kemudian dipukul sampai sangat lembut.
Daging yang sudah empuk itu direndam kedalam bumbu yang dicampur dengan santan, setelah itu direbus kembali, sampai air santan menyusut tinggal segelas air. Apabila kamu menyajikan gorenglah gepuk ini dengan sedikit minyak hingga kecokelatan lalu angkatlah.
Makanan yang satu ini paling enak ini, disantap dengan nasi hangat dan sambel lho. Pasti mantap da.
Harga : -+ Rp. 18.000/bungkus
Cireng (Aci Digoreng)
Kamu pasti udah pada kenal dengan makanan yang satu ini kan. Kalau belum, kenalan dulu dengan makanan khas kota Bandung yang satu ini. Kenapa disebut dengan Cireng? Cireng (singkatan dari aci di goreng “kata orang Sunda” untuk tepung kanji yang digoreng), jajanan yang satu ini sangat populer di daerah Priangan yang dijual dalam berbagai bentuk dan harga variasi yang berbeda-beda.
Jajanan yang satu ini sangat terkenal di era 80-an. Untuk bumbu tambahan cireng adalah dari tepung kanji, tepung terigu, merica, air, bubuk, garam, kedelai, daun bawang serta minyak goreng. Cireng yang satu ini enaknya kalau dimakan saat hangat dan ditemani saus sambel yang pedas lho.
Dengan perkembangan jaman pun cireng menjadi lebih banyak variannya yang biasa di sebut cireng isi yaitu seperti cireng isi keju, daging ayam, bakso, dll.
Harga : -+ Rp. 2.000/buah (cireng isi)
-+ Rp. 2.000/3buah (cireng biasa)
Perkedel Bondon
Asal usul nama perkedel Bondon diberikan oleh pengunjung terdahulu. Terdapat dua versi yang menjelaskan asal usul nama berkonotasi negatif itu. Warung perkedel yang baru buka pada pukul 23.00 – 03.00, bertepatan dengan jam kerja para bondon atau yang kita kenal sebagai pekerja seks komersial. Dulu mereka banyak berkeliaran di sekitar Stasiun Bandung. Ada pula yang mengatakan bahwa nama bondon diberikan karena pada awalnya perkedel lezat tersebut banyak dibeli oleh para “kupu-kupu malam”. Hingga kini, perkedel Bondon tak pernah surut pembeli dan semakin terkenal sebagai kuliner malam wajib di Bandung.
Perkedel Bondon Makanan ini dimasak atau digoreng di atas tungku api dan bahan baku makanan khas Bandung untuk menyalakan api atau baranya menggunakan kayu atau arang. Mungkin cara memasaknya ini lah yang membuat perkedel ini sangat nikmat, dan disajikan hangat-hangat disertakan dengan sambal saja sudah cukup untuk menemani nasi untuk lauk yang disantap untuk makan malam.
Harga : -+ Rp. 1.300/buah
Batagor
Menu yang satu ini masih bersaudara dekat dengan siomay. Singkatan dari batagor sendiri yaitu (bakso tahu goreng), keunikan dari batagor yaitu setelah digoreng hingga warnanya kecoklatan.
Bahan dari pembuatan batagor, yaitu adonan ikan dan tepung kanji digoreng serta ditambahkan dengan saus kacang dan perasan jeruk limau, akan menambahkan kelezatan saat kamu menyantapnya.
Harga : -+ Rp. 5.000 – Rp. 10.000 /porsi
Lotek
Makanan khas Bandung ini hampir sama dengan pecel yang di kota-kota lainnya, yakni makanan yang berupa rebusan sayuran segar yang disiram dressing berupa sambal dicampur bumbu kacang. Keunikannya, sebagai bahan sambal di smping kacang seringkali ditambahkan tempe dan dalam bumbunya juga ada terasi, gula merah dan bawang putih.
Umumnya, makanan khas Bandung yang bernama lotek ini terasa lebih manis daripada pecel. Apalagi, kalau sambal pecel bumbu telah dicampur sebelumnya, akan terasa nikmat dan lezat, untuk bumbu baru ditambahkan ketika akan dihidangkan. Lotek dapat disajikan dengan lontong atau nasi hangat, disertai dengan tambahan khusus, yakni kerupuk dan bawang goreng.
Harga : -+ Rp. 12.000/Bungkus
Combro (Oncom Dijero)
Jajanan ini terkadang dinamai comro atau gemet yang merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Combro ini terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat dan bagian dalam diisi dengan sambal oncom, dan lalu digoreng. Karena itulah dinamai combro di makanan khas Bandung.
Combro merupakan kependekan dari oncom di jero (di dalam), dalam bahasa Sundanya. Makanan khas Bandung ini lebih enak disantap selagi masih hangat.
Harga : -+ Rp. 500 – Rp. 1000/buah
Itu lah 10 makanan khas bandung yang sangat terkenal dan sangat digemari oleh semua kalangan dan jangan lupa dicatat satu persatu nama – namanya agar lebih mudah mencarinya saat kamu datang ke kota bandung.

pisang coklat emang asli dari bandung ya? owwh baru tau.. soalnya di wilayah gue juga piscok (pisang cokla) populer banget
ReplyDeletesurabi itu emang udah paling favorit banget dah apa lagi surabi setiabudi tuh yg di dpn enhai hampir tiap minggu pasti mampir kesana...
ReplyDeleteyg paling gue suka sih surabi telur ayam mayones dan airnya es lemon tea...
hatur nuhun kang, abdi suka bngt sama batagor, :D
ReplyDeletewah makasih gan infonya lengkap banget
ReplyDeletebaru tau piscok dari bandung tah :D
ReplyDeletegak ada yang g suka dah...
ReplyDeletekalo saya cireng gan, palagi yang di depan kampus ITB
ReplyDeleteenak banget